Manusia dan Alam

alamManusia tidak dapat terlepas dari alam karena, manusia mendapatkan unsur-unsur yang diperlukan dalam hidupnya dari alam. semakin tinggi kebudayaan manusia, semakin beraneka ragam pula kebutuhan hidupnya. semakin besar jumlah kebutuhan hidupnya yang diambil dari alam, maka seharusnya semakin besar juga perhatian manusia terhadap alam.

Perhatian dan pengaruh manusia terhadap lingkungan (alam) semakin meningkat pada zaman modern seperti sekarang ini. manusia mengubah lingkungan hidup alami menjadi lingkungan hidup binaan. eksplotasi sumber daya alam terus meningkat guna memenuhi bahan dasar industri, sebaliknya efek  dari industri berupa asap dan limbah menurunkan kualitas lingkungan hidup itu sendiri.

Manusia merupakan komponen biotik (mikro kosmos) yang memiliki daya pikir dan daya nalar tertinggi dibandingkan mahluk lainya. jelas terlihat bahwa manusia merupakan bagian dari lingkungan yang aktif. hal ini disebabkan karena manusia dapat secara aktif mengelola dan mengubah ekosistem sesuai dengan apa yang dikehendakinya, kegiatan ini pastinya menimbulkan efek negatif seperti :

  1. Berkurangnya persedian sumber daya alam karena eksplotasi yang terus menerus
  2. Punahnya jumlah spesies tertentu yang merupakan sumber plasma nutfah
  3. Berubahnya ekosistem alami yang seimbang menjadi binaan yang labil
  4. Berubahnya profil permukaan bumi yang dapat menggangu kesatabilan tanah
  5. Masuknya enegri dan juga limbah bahan atau senyawa lain kedalam lingkungan yang menimbulkan pencemaran lingkungan.

Ada beberapa cara untuk membendung dan meminimalisir efek negatif yang ditimbulkan terhadap lingkungan dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh manusia dalam rangka pemanfaatan . Diantaranya :

  1. Melakukan eksplotasi sumber daya alam secara bijaksana
  2. Mengadakan penghijauan dan reboisasi untuk menjaga kelestarian keanekaraman flora dan fauna dan mencegah bahaya banjir
  3. Melakukan proses daur ulang serta pengolahan limbah
  4. Mematuhi peraturan, undang-undang untuk melindungi lingkungan

Al-Quran pun memerintahkan manusia untuk menjaga alam dan lingkungan sepeti digambarkan pada surat Al-A’raf ayat 56

 وَلَاتُفْسِدُوْا فِى الْأرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا

“Janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi sesudah (Allah) memperbaikinya”.

seperti yang sudah ditulis diatas. bahwa manusia dapat secara aktif mengelola dan mengubah ekosistem sesuai dengan apa yang dikehendakinya. sekarang kita bisa melihat banyak terjadi kerusakan lingkungan yang menyebabkan bencana alam, misalnya lumpur lapindo di Sidoarjo, siapakah yang salah? Al-Quran telah menggambarkanya dalam surat Ar-Rum 41

“Telah nampak kerusakan di darat dan laut disebabkan karna perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (kejalan yang benar)”

Manusia mempunyai ikatan dengan lingkungan (alam). karna secara sadar manusia memahami bahwa lingkunganlah yang memberi kehidupan dan penghidupan kepada manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Hubungan antara manusia dan alam akan menjadi hubungan yang harmonis yang menguntungkan jika terjadi keseimbangan. keseimbangan pemanafaatan dan keseimbangan perhatian.

Menjaga keseimbangan alam agar terciptanya harmoni tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah, LSM atau Komunitas saja. Menjaga keseimbangan alam sudah menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai manusia, bagian dari alam (ekosistem). tidak ada kata terlambat untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan. kita bisa memulainya dari hal yang terkecil dan dimulai diri sendiri.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s